Minggu, 24 Oktober 2010

Ayoo Berbisnis

TUGAS SOFTKILL PENGANTAR BISNIS
“ MENGAPA HARUS BERBISNIS”
   

                                             NAMA  : ANGGI RIYATI
NPM     : 20210831
KELAS : IEB12


KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata΄ala, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “ mengapa harus berbisnis ”. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Pengantar bisnis.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini,data yang saya dapatkan darri bahan yang ada yang saya ketahui dan cari. Semoga makalah ini dapat memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………    i
DAFTAR ISI                ……………………………………………………   ii
BAB I  PENDAHULUAN
    Bisnis dan ruang lingkupnya didalam kegiatan ekonomi
1.1.     Pengrtian bisnis ………………………………………………  1
1.2.     Jenis dari kegiatan bisnis …………………………………….  1
1.3.     Elemen-elemen dasar system bisnis ………………………….  2
1.4.     5 pemegang penting utama bisnis ……………………………  3
1.5.     Bentuk dasar kepemilikan ……………………………………  3
1.6.     Laba / keuntungan ……………………………………………  4

BAB II  PEMBAHASAN
    2.1. Mengapa harus berbisnis …………………………………….  5

BAB II  PENUTUP
A.    KESIMPULAN ………………………………………………  7
B.    SARAN ………………………………………………………  7

DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN
Bisnis dan ruang lingkupnya didalam perekonomian
1.1. Pengertian Bisnis
Bisnis dalam arti sempit adalah sebuah peluang usaha untuk memutar uang kita dan berharap memperoleh keuntungan dari bisnis tersebut. Dalam secara luasnya bisnis adalah kegiatan perusahaan yang dijalankan oleh individu atau kelompok untuk menciptakan barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia/ masyarakat dan berharap memeperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.
Di dalam kegiatan bisnis kita berpacu dengan keterampilan otak dan peluang bisnis, untuk menciptakan produk baru agar di sukai olah masyarakat sehingga dapat memperoleh keuntungan. Dalam cara berbisnis pengenalan suatu produk banyak macam caranya dari mulai memakai media elektronik dan ada juga dari mulut ke mulut. Dalam menggunakan media elektronik harus mengeluarkan uang yang yang tidak sedikit sebagai contoh kalau kita ingin memperkenalkan produk kita ke masyarakat kita mengiklan produk lewat media elektronik TV itu tidak murah kita harus mengeluarkan uang berjuta-juta. Dan agar  produk kita banyak diminati oleh masyarakat kita harus membuat produk itu menarik dan tidak lupa tetap memberikan kualitas terbaik untuk produk tersebut agar masyarakat tidak merasa kecewa atas produk kita. Dan pada dasarnya kegiatan bisnis meliputi :
-    Perdagangan
-    Penyimpangan
-    Pembelanjaan
-    Pemberian informasi, dan sebagainya.

1.2. Jenis Dari kegiatan Bisnis
    Dalam kegitan berbisnis kita harus mengetahui kegiatan dari bisnis tersebut, sebagaimana yang kita tahu kalau dalam berbisnis kita harus mempunyai perencanaan yang terorganisir demi berjalannya kegiatan tersebut menjadi baik. Kegiatan bisnis itu terbagi menjadi tiga proses, yaitu:

    Proses Produksi
Suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengelola suatu bahan-bahan yang ada agar terciptanya suatu produk yang mempunyai suatu nilai guna yang lebih tinggi. Dalam kegiatannya produksi terbagi lagi menjadi dua yaitu produksi langsung dan tidak langsung. Dalam kebutuhan barang dan jasa ini tidak diperuntukan oleh satu perusahaan saja tapi berbagi juga dengan pembisnis dan perusahaan lain.
    Proses Distribusi
Suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai sewaktu dan dimana saja barang itu diperlakukan.

    Proses konsumsi
Suatu kegiatan memakai atau menggunakan suatu produk barang aytau jasa yang di hasilkan oleh suatu produsen.


1.3. Elemen – elemen dalam sistem bisnis :
a)    Capital ( Modal )
Sejumlah uang yang di gunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis.
b)    Material ( Bahan – bahan)
Faktor yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
c)    SDM (Sumber Daya Manusia)
Memiliki kemampuan yang berkualitas tinggi.
d)    Management Skill ( Ketrampilan Management)
Sistem Manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen.

1.4. 5 Pemegang penting utama dalam bisnis
    Pemilik (Owners) : Setiap bisnis dimulai dari hasil ide mengenai barang dan jasa oleh orang yang disebut wirausaha (Entrepreneur). Ia mengorganisasikan dan mengelola resiko yang dihadapi mulai dari permulaan bisnis.

    Pemilik tunggal, banyak, dan perseroan (kepemilikan saham)

    Kreditur : Perusahaan memerlukan dana lebih daripada yang didapat dari pemilik. Kreditur dapat member solusi sebagai pnyedia pinjaman untuk memulai bisnis. Contoh : Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI dan sebagainya.

    Pekerja : Hasil ide pemilik untuk membangun bisnisnya harus didukung oleh karyawan-karyawannya. Karyawan yang direkrut untuk ikut serta dalam pengembangan penyelenggaraan bisnis.
   
     Pemasok : Menyelenggarakan bisnis membutuhkan bahan yang dibutuhkan untuk produksi yang diterima melalui pemasok. Produk yang dijual sebaiknya harus yang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi. Produk kualitas harus malalui proses mengubah bahan melalui cara produksi yang efektif,efesien dan produksif sehingga para konsumen dapat menikmati produk yang bagus dan berkualitas baik.

1.5. Bentuk Dasar Kepemilikan bisnis :
•    Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
•    Persekutuan: Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.
•    Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
•    Koperasi: adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
1.6. Laba / Keuntungan
    Laba merupakan selisih antara penjaualn dengan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan produksi. Laba / keuntungan adalah ruang lingkup terkhir dari bisnis karna memperoleh laba adalah sesuatu yang membuat para pembisnis semakin semagat untuk mengembangkan usaha / bisnisnya. Dalam suatu perusahaan laba bukanlah tujuan akhir dari proses bisnis tetapi ada tujuan-tujan yang lain yang harus dicapai seperti antara lain :
•    Pencapaian maksimum.
•    Kelangsungan hidup.
•    Pertumbuhan perusahaan.
•    Kesejahteraan rakyat dan juga kesejateraan karyawan perusahaan.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Mengapa harus berbisnis   
     Setelah kita mengetahui ruang lingkup dari bisnis seperti yang dijelaskan di atas, kita baru bisa tahu apa yang seharusnya kita lakukan. Kita mempelajari ilmu bisnis agar kita dapat mengetahui bagaimana caranya berbisnis karna membuat suatu perusahaan dan melakukan bisnis di jaman sekarang itu tidak mudah, kita harus mempunyai daya kreativitas tinggi dan dapat menganalisis peluang usaha tentunya.

    Berbisnis termasuk kegiatan yang bisa dikatakan sesuatu yang susah-susah gampang karna tidak semua orang bisa berbisnis. Kita harus mengetahui permintaan masyarakat agar bisnis kita dapat berjalan lancar dan menguntungkan. Mengetahui permintaan masyarakat merupakan modal awal untuk berbisnis dan selanjutnya kita dapat mengembangkan itu menjadi sesuatu yang akan diminati masyarakat/ konsumen banyak sehingga memperoleh keuntungan untuk perusahaan dan sekaligus memajukan perusahaan yang kita jalani.

    Untuk dikalangan muda atau masih mahasiswa, kita juga bisa berbisnis kecil-kecilan, tidak perlu menyeluarkan uang banyak tapi untungnya lumayan untuk jajan kita sehari-hari. Banyak kok bisnis yang bisa dijalankan asal kita yakin kalau kita bisa menyembangkan dan membuat orang tertarik pada apa yang kita kerjakan. Contohnya sederhana dan sering kali kita temui disekitar kita. Dibawah ini beberapa contohnya :

1.    Kita bisa menjual pulsa elektrik kepada orang-orang terdekat kita, tidak perlu menyeluarkan uang banyak untuk bisnis pulsa elektrik ini, kita hanya memeluarkan HP sebagai media penghubung dan saldo pulsa, untuk pengisian saldo pulsa juga sangat mudah kita bisa membeli saldo pulsa 200-300 ribu saja kita sudah dapat menjalankan bisnis ini, dalam bisnis ini kita tidak memerlukan promosi di media elektronik yang dapat menyeluarkan uang berjuta-juta tapi kita hanya dituttut untuk pandai berkomunikasi kepada teman atau orang terdekat kita dengan sendirinya pasti mereka akan royal untuk membeli pulsa lagi kepada kita.

2.    Selain pulsa elektrik untuk kita juga dapat berbisnis aksesoris untuk wanita, usaha ini cukup menguntungkan juga loh, semua pasti tahu kan kalau setiap wanita itu paling suka sama aksesoris dan pernak-pernik lucu. Apalagi kalau kita bisa membuat sendiri aksesoris itu, jadikan pendapatan akan sepunuhnya untuk kita tanpa harus dibagi dua. Cara promosinya juga tidak jauh beda dengan usaha pulsa elektrik kita dapat menawarkannya ke orang terdekat dahulu, dengan komunikasi yang baik kita pasti bisa memperoleh keuntungan yang lumayan.

3.    Ada juga loh ternyata berbisnis tanpa keluar modal sendiri, saya pernah baca disalah satu situs web yang menyebutkan bahwa sebuah kedai kopi yang terkenal di Jakarta yaitu starbuck,
Pernah dengar Starbucks? Pasti pernah, siapa yang tidak tau Starbucks. Ada yang tau siapa pemiliknya???
Ceritanya berawal ketika seorang yang bernama Howard Schultz yang merupakan pemilik starbuck saat ini, dulunya ia adalah seorang eksekutif papan atas tetapi karna waktu itu ia pergi untuk melakukan tugas dan meminum kopi di suatu kedai yaitu starbuck ia jadi mempunyai mimpi untuk menyembangkan kedai kopi tersebut untuk membuka banyak cabang, tetapi sang pemilik lama tidak mau mengembangkannya. Ketika pemiliknya enggan membuka cabang-cabang lain untuk kedainya Howard  menawarkan dirinya untuk bekerja disana dengan bayaran yang kecil dan tak sebanding ketika ia menjadi seorang eksekutif papan atas. Tapi karna ia mempunyai impian besar kepada kedai itu ia rela melakukan itu semua, dan ketika Howard ingin membuka cabang sendiri  dan pemilik lama menjadi pemegang saham, pemilik setuju tetapi tidak lama kemudian sang pemilik menjual kedai starbuck kepada howard dengan harga yang tinggi. Dan akhirnya setuju lalu ia mencari modal ke  banyak kenalan waku itu dan akhirnya starbuck menjadi milikya sekarang dan berkembang pesat cabang-cabangnya diseluruh dunia.
(Sumber : google)

Jadi ternyata ada juga kan bisnis tanpa modal sendiri. Howard saja bermodalkan impianya untuk membuka cabang-cabang starbuck dari modal orang lain. Dari contoh-contoh diatas kesimpulannya itu ternyata berbisnis itu mudah kok asal ada kemauan keras, niat dan juga peluang usaha tentunya.
Dan karna bisnis itu suatu pokok yang harus di jalankan untuk semua manusia dalam berkehidupan agar dapat hidup yang berkecukupan maka carilah peluang usaha sesuai permintaan pasar yang dapat menguntungkan kita sehingga kita juga dapat mengetahui seberapa besar kebutuhan dan keinginan masyarakat terhadap barang dan jasa yang kita tawarkan dalam berbisnis. Dan yang kita tidak boleh lupa bahwa persaingan bisnis itu amat lah sulit karna banyak perusahaan yang berlomba dalam berbisnis, kita harus membuat suatu kegiatan yang bisa menarik perhatian konsumen, agar kondisi perusahaan tetap stabil.
Belajar bisnis sangat menyenangkan kan selain dapat menambah wawasan siapa tahu kita dapat menjadi seorang wirausaha yang sukses suatu saat nanti, semua memang berawal dari mimpi tapi yakinlah kalau kita bisa mewujudkannya karna banyak diluar sana banyak orang yang tidak bersekolah tinggi tetapi sukses dalam berbisnis maka dari itu tetap lah semangat untuk  berbisnis untuk mengubah kehidupan yang lebih baik.


BAB III

PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Mempelajari ilmu bisnis amat menyenangkan apalagi ketika kita memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut, karna berbisnis tidak lah sulit untuk kita lakuan di usia yang masih belia, dengan tanpa modal yang besar.
Tujan akhir dari bisnis adalah sejauh mana produk atau jasa dapat memuaskan kebutuhan dan keunginan pelanggan. Karna bagaimanapun perusahaan harus tahu tentang apa kebutuhan dan keinginan pelanggan sebagai konsumen. Dengan demiakian apa yang ditawarkan kepada mereka akan direspon baik.



B.    KRITIK DAN SARAN

Kenapa didalam Negara Indonesia masih banyak pengangguran padahal peluang kerja amatlah banyak, apakah orang Indonesia termasuk orang yang malas.?? Atau pemerintahannya yang kurang memberikan informasi kepada masyarakatnya untuk mencari peluang usaha.??  Entah lah tapi yang jelas tunjukan kemampuan dan niat anda ketika anda berkeyakinan untuk berbisnis karna berbisnis merupakan salah satu penghubung kehidupan dalam mata pencaharian.

DAFTAR PUSTAKA

    www.google.com
    buku pengantar bisnis kelas I

Tidak ada komentar:

Posting Komentar